Sabtu, 04 Maret 2017

Obat Aborsi Cytotec di Indonesia Legalkah ?

Obat Aborsi Cytotec di Indonesia Legalkah ? Sebenarnya obat yang satu ini masih ILEGAL di negara kita Indonesia, karena banyak yang di salah gunakan untuk cara aborsi yang menggunakan Misoprostol cyotec yang khasiat utamanya adalah sebagai obat maag atau gangguan lambung. Entah mengapa, efek samping dari Misoprostol yang diambil, yakni bisa menyebabkan kontraksi rahim, yang mengakibatkan kandungan gugur, maka dari itu banyak orang menggunakan misoprostol cyotec sebagai Obat Aborsi yang paling jitu

Misoprostol cytotec adalah jenis obat kimiawi yang di produksi oleh perusahaan farmasi resmi PFIZER di Amerika dan di gunakan oleh kalangan medis dalam dunia kedokteran di seluruh dunia. Indikasi utama cytotec adalah untuk mengobati luka lambung atau maag, pada kasus sakit maag, misoprostol bekerja dangan menetralisir asam lambung sekaligus melapisi dinding usus yang terluka, hal ini sangat baik karena pada umumnya obat maag lain hanya bekerja menetralisir asam lambung saja, tidak mengobati dinding usus yang terluka, demikian pula dalam penggunaanya misoprostol sangat tidak di sarankan bagi ibu hamil karena menyebabkan keguguran karena pemakaian cytotec memiliki efek samping yang memacu kontraksi mulut rahim secara berlebihan yang bisa mengeluarkan isi dari rahimnya (janin), justru karena efek samping inilah cytotec menjadi sangat populer sebagai Obat Menggugurkan Kandungan pada wanita hamil, dengan penggunaan dan dosis yang tepat misoprostol bisa menjadi obat untuk aborsi yang ampuh.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini berisi penggunaan obat yang tidak tercantum pada daftar yang disetujui tetapi mungkin disarankan oleh ahli kesehatan. Gunakan obat ini pada kondisi yang temasuk di dalam daftar pada bagian ini jika disarankan oleh Ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga digunakan di rumah sakit sebagai penolong pada saat persalinan hanya pada saat waktu melahirkan (robeknya serviks, persalinan induksi) dan untuk mengobati perdarahan yang parah seusai persalinan. Diskusikan risiko dan manfaat yang didapat dengan dokter Anda.  Ketika misoprostol digunakan untuk tujuan ini, ia bekerja dengan membuat otot pada rahim berkontraksi.

EFEK DAN RESIKO PENGGUNA CYTOTEC
  • Pendarahan yang berkepanjangan - Memang benar terjadinya pendarahan bagi pengguna obat aborsi kern merupakan bagian dari proses pembuangan embrio. Tetapi pendarahan yang berlebihan dan tidak normal yang berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Hal ini bisa terjadi sampai 12 hari bahkan paada beberapa wanita sampai 6 minggu.
  • Menyebabkan kematian - Dalam beberapa kasus obat ini ada sampai 15 persen aborsi tidaklah sempurna. Apabila gagal dalam mengugurkan embrio maka pasien harus segera di operasi dan dengan cara operasi maka akan ada resiko besar seperti komplikasi dengan anestesi yang dapat menyebabkan kematian.
  • Efek samping psikologis - Wajah seperti depresi rasa sakit yang emosional, masalah ini berkisar dari depresi penyalah gunaan obat dan sering berpikir untuk bunuh diri. Sudah banyak orang yang mensurvey tentang masalah ini. Kebanyakan wanita yang telah melakukan aborsi akan berpikiran untuk bunuh diri dan tidak memiliki sifat yang positif.
  • Kehamilan ektopik - Kehamilan ektopik atau biasa di kenal dengan hamil yang terjadi di saluran tuba. Pil aborsi yang di konsumsi akan beresiko besar malah bisa berakibat kematian. Karena obat yang di konsumsi oleh wanita hamil ektopik menyebabkan saluran tuba akan pecah dan kalau tidak di perbaiki dalam waktu yang singkat hasil yang di dapat akan fatal dan mengancam nyawa kehidupan pasien tersebut.
Seharusnya Jual Obat Aborsi Misoprostol Cytotec hanya boleh diresepkan oleh yang berkompeten seperti dokter spesialis kandungan, dengan pertimbangan medis yang menurut dokter yang terbaik. Seperti ada resiko yang yang lebih besar, sehingga Misoprostol harus digunakan. Atau digunakan untuk merangsang kontraksi pada wanita yang hamil sangat tua (Wanita hamil tua yang melewati batas seharusnya sudah melahirkan), dengan diberikan dosis rendah dari Misoprostol CYTOTEC. Dengan penjelasan seperti diatas, bagaimanapun yang namanya aborsi di Indonesia, ntah dengan cara medis, tradisional, maupun obat-obatan, itu semua masih belum diresmikan alias ILEGAL.

1 komentar: